Kitab yang diwahyukan pada awal penciptaan secara logika tidak mungkin merupakan Kitab yang sempurna. Kitab yang ada tentunya seperti buku pelajaran abjad atau alfabet bagi anak-anak yang baru mengenal huruf. Pasti untuk pelajaran yang bersifat sangat mendasar demikian tidak diperlukan kemampuan yang luar biasa. Ketika pengalaman umat manusia berkembang dan banyak dari antara mereka yang kemudian menyimpang, diperlukan petunjuk yang lebih terinci.
|
|
Read more...
|
|
Apa pun yang merupa melalui kekuasaan Allah SWT., yang sempurna, apakah itu merupakan bagian dari ciptaan seluruhnya atau pun sebuah Kitab Suci yang secara harfiah diwahyukan oleh-Nya, semuanya membawa sifat bahwa tidak ada wujud lainnya yang mempunyai kemampuan menghasilkan padanannya. Hal ini dibuktikan dengan dua cara, pertama adalah melalui metoda deduksi. Tuhan itu Maha Esa dan tanpa sekutu dalam Wujud, sifat dan kinerja-Nya, karena jika dimungkinkan adanya serikat dengan Dia dalam ciptaan, firman atau pun tindakan, maka akan dimungkinkan munculnya padanan dalam sifat-sifat serta adanya Tuhan lain.
|
|
Read more...
|
|
Keunikan Al-Qur'an
Kitab Suci Al-Qur’an tidak saja tanpa banding dalam keindahan komposisinya tetapi juga tanpa banding dalam segala keluhuran isinya. Hal ini merupakan suatu kenyataan karena apa pun yang datang dari Allah yang Maha Kuasa tidak hanya bersifat unik dalam satu bidang saja, melainkan dalam keseluruhannya. |
|
Read more...
|
|
Tanda-tanda kebenaran Al-Qur’an sebagai Kitab Ilahi Cara yang pasti, mudah, sempurna, tanpa kesulitan, tanpa susah payah, tanpa keraguan atau kecurigaan, tanpa kesalahan atau kealpaan, berikut prinsip-prinsip yang benar yang dilengkapi dengan argumentasi yang mendukung serta memberikan keyakinan yang sempurna adalah Kitab Suci Al-Qur’an. Tidak ada Kitab atau pun sarana lainnya yang bisa memberikan sarana guna pencapaian tujuan akbar tersebut.
|
|
Read more...
|
|
Al-Qur’an menyelaraskan ilmu dan agama Kitab Suci Al-Qur’an penuh sekali dengan segala kebijakan sehingga tercipta keselarasan antara prinsip-prinsip pengobatan keruhanian yaitu prinsip keagamaan, dengan prinsip-prinsip pengobatan jasmani, dimana keselarasan itu sedemikian mulusnya sehingga membukakan pintu kepada ratusan wawasan dan kebenaran. |
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
|
Page 1 of 2 |