Telah lebih sebulan ini harian Republika sering kali memuat artikel tentang Jemaat Ahmadiyah dan Pendirinya dalam berbagai judul. Sejauh yang kami ketahui, sangat sedikit sekali, bahkan boleh dikatakan tidak ada, upaya Republika untuk mengkonfrontir isi artikel itu kepada pihak Jemaat Ahmadiyah Indonesia, padahal hal itu sangat penting agar pembaca Republika memperoleh informasi yang benar, akurat dan berimbang. Sekedar contoh kelemahan akibat tidak dilaksanakannya amanat etika jurnalistik itu terjadi pada wawancara Rachmat Santosa Basarah dengan Ahmad Hariadi yang dimuat Republika tanggal 14 Mei 2008 yang lalu.
Jemaat Ahmadiyah New York Mengadakan Simposium Tentang Nabi Muhammad SAW
Jemaat Ahmadiyah New York mengumumkan rencana untuk mengadakan simposium tentang kehidupan Pendiri Suci Islam, Nabi Muhammad saw., bagi siapa pun yang menginginkan kedamaian.